Home > Humaniora > Konektivitas Informasi Kombas Lingkungan

Konektivitas Informasi Kombas Lingkungan

This slideshow requires JavaScript.

“Lingkungan adalah sumber data,” kata Pastor Yohanes Purwanta MSC. Hal itu dikemukakannya saat menjadi fasilitator pendidikan dan pelatihan pengurus  lingkungan dari Wilayah Grogol I-II di PuspanitaBogor(26/03/11). Sebagai sumber data, menurutnya, lingkungan sekaligus arena transformasi iman, harapan dan pelayanan umat. “Tranformasi pastoral gembala baik di Jakarta tak terpisahkan dari sumber informasi dari, untuk, dan oleh lingkungan,” lanjutnya.

Untuk memahami arti informasi bagi transformasi lingkungan, mari kita berbicara komunitas basis (kombas) dalam bahasa sederhana. Kombas adalah suatu proses pemberdayaan komunikasi melalui orang-orang di teritori tertentu yang terjangkau demi partisipasi dalam ritus iman, membangun harapan, dan agenda pelayanan antar mereka.  Pastoral gembala baik mau menjangkau mereka, yang terputus dari komunikasi kombas itu. Selama ini, mereka telah kehilangan perhatian kekeluargaan dari sesama umat beriman.

Data sebagai sumber informasi memungkinkan orang terjangkau oleh warga lingkungannya. Sebab, komunikasi antarumat lingkungan adalah proses satu-satunya di mana orang-orang mendapat akses sebagai partisipan kombas di lingkungannya.

Hal itu mengandaikan bahwa kombas membutuhkan sumber daya pengurus lingkungan untuk memperbaiki kualitas komunikasi antarwarga lingkungan. Pelatihan pengurus lingkungan ini merupakan upaya Dewan Paroki Harian Santo Kristoforus untuk konsolidasi komunikasi antara paroki dan warga lingkungan. Agenda pengurus lingkungan setelah pelatihan ini adalah melakukan pemeriksaan komunikasi antarumat, yaitu menganalisis cara orang-orang berinteraksi dalam lingkungannya masing-masing. Semakin intens orang berkomunikasi, semakin aktif mereka dalam berbagai aktivitas lingkungan. Sedangkan tujuan pelatihan pengurus lingkungan ini secara umum adalah untuk memastikan bahwa orang terus menyadari pentingnya berinterkasi satu sama lain dengan efektif melalui komunikasi. (Lelo Yosep)

Categories: Humaniora
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: